Tips Agar Cat Dinding Di Luar Rumah Tahan Lama

Tips Agar Cat Dinding Di Luar Rumah Tahan Lama

Tips Agar Cat Dinding Di Luar Rumah Tahan Lama – Perlu diketahui, cat pada dinding bagian luar rumah mudah mengalami kerusakan seperti warna yang mudah memudar sampai dinding yang terkelupas karena sinar matahari dan air hujan. Tak hanya itu, hal tersebut juga dapat mengakibatkan jamur tumbuh di dinding luar rumah karena suhu yang basah dan lembap.

Oleh karena itu, anda harus merawat cat dinding pada bagian luar rumah dengan baik. Pastinya anda tidak ingin rumah anda terkesan kotor dan kumuh hanya karena cat dinding luar rumah yang tidak terawat dengan baik bukan?

Nah, untuk merawat cat dinding pada bagian luar rumah ternyata tidak susah-susah amat loh. Agar warna cat dinding pada bagian luar rumah tetap awet dan tahan lama, anda bisa mengikuti tips dibawah ini.

Baca Juga : Begini Tips Beli Rumah Dijual di Medan Sebelum Menikah

Tips Agar Cat Dinding Di Luar Rumah Tahan Lama

1. Bersihkan dahulu dinding

Pertama-tama, bersihkan dahulu dinding yang akan dicat dan pastikan tidak ada kotoran atau noda yang menempel pada dinding. Jika anda mengecat dinding tanpa membersihkan terlebih dahulu, cat tidak akan menempel dengan baik sehingga akan mudah terkelupas nantinya.

Atau apabila dinding anda sudah berlumut, siramlah dengan air kaporit terlebih dahulu agar lumut mati hingga ke akarnya. Setelah itu, baru anda bisa mulai mengecat dinding ketika sudah mengering.

2. Gunakan chat khusus eksterior

Agar cat dinding luar rumah lebih tahan lama dan awet, gunakanlah cat khusus eksterior. Cat ini biasanya dipakai untuk dinding luar rumah karena dibuat khusus sehingga lebih kuat dan lebih tahan lama.

Cat khusus eskterior juga biasanya dibuat dengan kemampuan weather proof dan weather resistance. Cat ini juga dilengkapi dengan kemampuan untuk mencegah tumbuhnya jamur dan flek akibat air hujan. Tak hanya itu, rata-rata cat khusus eksterior juga tahan lama hingga 4 tahun.

3. Sesuaikan cat dengan bahan dinding

Cat untuk dinding berbeda dengan cat yang digunakan untuk mengecat dinding kayu ataupun batu alam. Biasanya cat untuk dinding tembok lebih tebal dibandingkan cat lain agar lapisan semen dibawah cat tidak terlihat. Gunakan cat khusus dinding tembok untuk hasil yang lebih maksimal.

4. Pilih warna cerah

Pemilihan warna cat dinding yang tepat juga harus diperhatikan. Disarankan menggunakan warna cerah karena memiliki pigmen yang lebih sedikit daripada warna gelap. Dengan begitu, resiko warna cat akan pudar lebih sedikit daripada cat dengan warna pekat.

Tak hanya itu, dengan menggunakan warna cerah, anda jadi tidak perlu terlalu sering mengecat ulang dinding anda. Warna-warna cerah yang disarankan adalah kuning, hijau muda, atau putih.

5. Cat pada saat cuaca cerah

Waktu pengecatan dinding juga tak kalah penting. Sebaiknya melakukan proses pengecatan dinding pada saat cuaca cerah. Dengan begitu, cat akan lebih mudah kering karena terkena sinar matahari. Sebaliknya, hindari pengecatan pada saat musim hujan karena lapisan cat akan mudah rusak jika terkena air hujan pada saat proses pengecatan.

Selain itu, kondisi dinding sebelum proses pengecatan juga harus diperhatikan. Pastikan kondisi dinding tidak lembap ataupun basah karena dapat menyebabkan cat tidak terserap sempurna ke dinding.

6. Gunakan teknik pengecatan yang benar

Tak dipungkiri, teknik mengecat yang benar turut mempengaruhi tahan lamanya hasil cat dinding di rumah. Pertama-tama sebaiknya lapisi dahulu bagian tersulit pada dinding seperti sudut dinding dan area yang dekat dengan atap.

Setelah itu, anda bisa mengecat bagian lain dengan lebih mudah. Saat proses mengecat, pastikan untuk mengoles cat hanya satu arah agar hasilnya lebih halus dan pastinya lebih merata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *